Viral

Paket Tak Bisa Return, Kurir di Lampung Alami Penganiayaan

Seorang kurir paket alami penganiayaan oleh seorang pria di pinggiran jalan.

TamanPendidikan.com - Seorang kurir paket alami penganiayaan oleh seorang pria di pinggiran jalan. Kurir tersebut alami teror dan pemukulan.

Sebabnya, karena barang paket yang dibeli dijelaskan oleh kurir tak bisa direturn atau dikembalikan. Barang tersebut tak bisa dikembalikan karena pemilik paket tak kunjung mengambil barangnya hingga beberapa hari.

Video kurir yang alami penganiayaan ini diunggah oleh akun @terang_media di Instagram. Di tayangan itu, nampak si kurir duduk di motor. Seorang pria berkaus garis-garis mengamuk dan menganiaya kurir paket.

TamanPendidikan.com

https://www.instagram.com/terang_media/

"Kejadian kemarin, Sabtu (18/06/2022) di Metro Barat, Kota Metro, Lampung. Seorang kurir shoope express menjadi korban pemukulan salah satu pemuda metro lampung karena tak terima barang akan direturn setelah beberapa hari tak diambil dengan alasan barang akan diambil nanti/besok," tulis @terang_media di narasi unggahannya.

Namun setelah diusut, barang tersebut ternyata juga bukan milik dari pria yang ngamuk.
Barang tersebut adalah milik teman pelaku penganiayaan.

Pada video lanjutan, nampak pria yang mengamuk sudah diamankan polisi. Kini pelaku sudah diamankan pihak berwajib dan sudah meminta maaf atas kejadian tersebut.

TamanPendidikan.com

https://www.instagram.com/terang_media/

video kurir di Lampung yang alami penganiayaan ini mendapat banyak respon dari warganet.

"Di hukum dong, jangan cuma minta maaf doang gimana sih !," komentar @atalakes.

"black list aja dari e commerce sama pengiriman semua barang," kata @aboutstreet.

"Enak kali minta maaf, , ,ini negara hukum bukan negara maaf," ujar @dion_purno.




Scroll to Top