Viral

Ditangkap Polisi, Pria Ngaku Cuma Curi Tambang Bukan Kambingnya

Ditangkap Polisi, Pria Ngaku Cuma Curi Tambang Bukan Kambingnya

Banyak sekali kejadian-kejadian lucu ketika seorang pencuri diinterogasi polisi.

TamanPendidikan.com - Banyak sekali kejadian-kejadian lucu ketika seorang pencuri diinterogasi polisi. Suasana yang dibayangkan tegang malah penuh tawa.

Salah satu momen lucu interogasi itu diunggah oleh akun instgram @ viralno.1 yang mengutip akun @ cumjogder. Argumen seorang pencuri kambing saat diinterogasi ini bikin ngakak. Ia mengaku hanya mencuri tali yang panjangnya 3 meter.

"Pria ini berniat mencuri tali tambang yang 3 meter, tapi ditalinya ternyata ada ....," tulis dalam judul video.


TamanPendidikan.com

https://www.instagram.com/viralno.1/

Dalam video rekaman tersebut, nampak seorang pencuri ditangkap polisi dan sudah diborgol kedua tanganya. Pria pencuri tersebut hendak dibawa ke kantor polisi.

Saat berada didalam mobil pencuri tersebut memberikan pengakuan bikin emosi dan ngakak polisi, pasalnya pria tersebut mengaku hanya mencuri tali yang panjangnya 3 meter di sawah.

"Benar... Sumpah pak saya hanya mencuri tambang, tali 3 meter pak ... di sawah pak," ucap pria pencuri tersebut.

"Tali, gimana, tali.... wong kamu mencuri kambing kok," jawab sang polisi.

"Iya pak, saya mencuri tali, tapi saya tarik ada kambingnya...” ucap pria tersebut yang terus ngeyel .

TamanPendidikan.com

https://www.instagram.com/viralno.1/

"Itu namanya mencuri kambing," jawab sang polisi dengan nada keras.

Video bikin ngakak tersebut pun kini disukai hingga 5 ribu lebih dan mendapatkan beragam tanggapan dari warganet.

"Yang salah kambingnya kalo gitu," ucap akun @ titael21

"Kambingnya Sih Yg Salah... Si Maling Niatnya Ngambil Tambang, Eh pas Ditarik Tambangnya Si Kambing Ngikut 😂😂," ungkap akun @ denni_gunawan.

"Dlu mandra nabrak kambing yg disalahin kambingnya karna budeg diklaksonin diem ajj skrng kambing disalahin lgi soal perkara tapi yg nyangkut dilehernya😂," ungkap akun @ jaka_prtma.




Scroll to Top