Feature

Mengenal Tradisi Ma'nene, Ritual Mengganti Pakaian Jenazah Di Tana Toraja

Mengenal Tradisi Ma'nene, Ritual Mengganti Pakaian Jenazah Di Tana Toraja

Di dalam video terlihat jenazah yang sudah diawetkan itu sedang diganti pakaian hingga sepatu dan aksesorisnya oleh kerabatnya.

TamanPendidikan.com - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang kaya akan nilai kultur kebudayaanya. Beragam tradisi yang dimiliki di setiap wilayah masing masing, dari kehidupan hingga kematian.

Di wilayah Tana Toraja ada sebuah tradisi ritual mengganti pakaian jenazah, tradisi ini masyhur dengan istilah tradisi ma'nene yang masih berjalan hingga sekarang. Proses penggantian pakaian jenazah seperti di dalam video yang diunggah oleh akun [email protected] say.viideo dan mengutip dari kompas.com.
TamanPendidikan.com

https://www.instagram.com/p/Cg1WtwPAqdy/

"Tradisi Ma'nene merupakan ritual dalam masyarakat Toraja Utara. Dimana, mayat yang sudah berusia puluhan bahkan ratusan tahun dikeluarkan dari liang kubur untuk dibersihkan dan diganti pakaiannya," tulisnya.

Ritual Ma'nene termasuk dalam upacara rambu solo' (kematian). Ritual ini merupakan tradisi yang masih dipertahankan hingga saat ini. Ma'nene sendiri dipahami sebagai cara memperhatikan mendiang nenek moyang.

Jika, masyarakat tidak menghormati arwah-arwah leluhur, maka arwah leluhur pun mengabaikan keluarganya. Selain itu dipercayai juga, kerabat yang menghormati leluhur yang sudah meninggal maka leluhurnya akan memberikan timbal balik positif bagi kerabat yang masih hidup.

Di dalam video terlihat jenazah yang sudah diawetkan itu sedang diganti pakaian hingga sepatu dan aksesorisnya oleh kerabatnya. Mereka tidak terlihat takut saat menggantikan pakaian jenazah keluarganya. Banyak warga yang menyaksikan ritual tersebut, ada juga warga yang mengabadikan momen ritual ma'nene tersebut dengan kamera ponsel mereka.TamanPendidikan.com

https://www.instagram.com/p/Cg1WtwPAqdy/

Video ritual mengganti pakaian jenazah di Tanah Toraja tersebut kini disukai 3 ribu lebih dan mendapat beragam tanggapan dari warganet.

"Seram ya, tpi mereka udh terbiasa 👏," ujar akun @ evyandriani49.

"Kalau yang mau liburan ke toraja pengen liat tanya dulu kampungnya dimma biasanya sekitar Agustus," ungkap akun @ yubileo_.

"Tidak semua di toraja begitu ada kampung nya," imbuh akun @ yubileo_.

"Ko gak takut ya,,😢😢Maaf🙏🙏," ucap akun @ erniasrit.

"Tetap di pertahankan. 👏👏👏," tulis akun @ yudhiwahyono.
TamanPendidikan.com

https://www.instagram.com/p/Cg1WtwPAqdy/

"Udah biasa lht gini... Klo mw liburan pasti ke toraja. Cmn 1 jam perjln dri kota palopo," ujar akun @ emmank_275.

"Lebih mengutamakan budaya dari pada kepercayaan. .. lakum dinukum waliadin," tulis akun @ darkwahyu08.




Scroll to Top