Edukasi

Jelaskan Pengertian Serealia, Berikut Jenis dan Kandungan Utamanya

Jelaskan Pengertian Serealia, Berikut Jenis dan Kandungan Utamanya

Ketahui Juga Fungsi dan Hasil Olahan Serealia.

TamanPendidikan.com - Pengertian serealia (cereal) ,dikenal juga sebagai sereal atau biji-bijian merupakan sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji/bulirnya sebagai sumber karbohidrat/pati.

Kebanyakan serealia merupakan anggota dari suku padi-padian dan disebut sebagai serealia sejati. Anggota yang paling dikenal dan memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga dikenal sebagai serealia utama adalah padi, jagung, gandum, barley, rogge/rye, oats/haver, jail, soba, dan millet.

Beberapa serealia juga dikenal sebagai pakan burung berkicau, seperti millet/jewawut walaupun menghasilkan pati, tanaman seperti sagu, ketela pohon, atau kentang tidak digolongkan sebagai serealia karena bukan dipanen bulir/bijinya.

Serealia berperan penting karena merupakan makanan pokok yang sekaligus sebagai sumber energi bagi manusia. Serealia menyediakan sebanyak 50% kebutuhan kalori.

Selain beras, Indonesia menjadikan jagung sebagai makanan pokok, karena jagung memiliki karbohidrat yang tinggi sehingga dapat menghasilkan tenaga yang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari.

Jenis-Jenis Serealia

1. Padi
TamanPendidikan.com

Padi, Pixabay.com

Tanaman ini diperkirakan berasal dari India, RRC dan Indonesia. Tanaman ini dapat dibudidayakan pada areal persawahan. Padi (Oryza sativa) diolah menjadi beras dengan cara ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian luarnya terlepas dari isinya.

Di Indonesia,beras adalah sumber kalori 60-80% dan sumber protein 45-55%,sumber karbohidrat utama selain gandum.

Sebagaimana bulir serealia lain,bagian terbesar beras didominasi oleh pati sekitar 80-85%. Beras juga mengandung protein,vitamin,mineral dan air.

Pati beras tersusun atas dua polimer karbohidrat, yaitu : Amilosa, pati dengan struktur tidak bercabang dan Amilopektin, merupakan molekul raksasa dan mudah ditemukan karena menjadi satu dari dua senyawa penyusun pati, bersama-sama dengan amilosa.

2. Jagung

Jagung (Zea mays) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting selain padi dan gandum. Jagung dapat tumbuh pada semua jenis tanah. Umur jagung dipanen pada saat berumur 50-60 hari setelah berbunga.

Makanan pokok penduduk Amerika Utara, Amerika selatan,dan Afrika ,serta pakan ternak utama di berbagai penjuru dunia. Di indonesia menjadi sumber karbohidrat utama warga sebagian Pulau Madura dan Nusa Tenggara Timur.

Selain sebagai sumber karbohidrat,jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya dari bulir dibuat tepung jagung /maizena. Tongkol jagung kaya akan pentose, yang dipakai sebagai bahan baku furtural.

3. Gandum
TamanPendidikan.com

Gandum, Pixabay.com

Gandum (Tricum sp) adalah sekelompok tanaman serelia dari suku padi-padi yang kaya akan karbohidrat.

Gandum biasanya digunakan untuk memproduksi tepung terigu, pakan ternak, ataupun difermentasi untuk menghasilkan alcohol.

Berdasarkan penggalian arkeolog, diperkirakan gandum berasal dari daerah sekitar laut merah dan laut Mediterania, yaitu daerah Turki, Siria, Irak, dan Iran.

Sejarah Cina menunjukkan bahwa budidaya gandum telah ada sejak 2700 SM. Gandum juga mengandung protein, mineral, dan vitamin.

4. Sorghum
TamanPendidikan.com

Sorghum, Pixabay.com

Sorghum (Sorghum sp) adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, akan ternak dan industry. Sebagai bahan pangan ke-5, sorgum berada pada urutan ke-5 Setelah padi, gandum, jagung dan jelai.

Makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika subsahara. Sorgum di Indonesia belum terlalu banyak digunakan.

5. BarleyTamanPendidikan.com

Barley, Pixabay.com

Barley (Hordeum vulgare) berasal dari Mesopotomia. Biji barley bisa difermentasikan menjadi bir, sedangkan tepungnya dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan kue, roti, dan makanan bayi dan sereal.

6. Rogge/Rye

Bentuk morfologi tanaman rogge serupa dengan gandum, tetapi batangnya lebih tinggi dan besar, akarnya lebih banyak bercabang dan daunnya lebih kasar. Biasanya rogge digunakan sebagai bahan pembuatan minuman keras whiski.

7. Oats
TamanPendidikan.com

Oats, Pixabay.com

Oats (Avena sativa) dapat ditanam pada daerah dengan iklim yang basah. Tepungnya memiliki kadar serat yang halus yang bisa memperlancar pencernaan.

Dahulu itu adalah makanan pokok orang-orang Skotlandia dan popular sebagai makanan ternak. Pernah popular sebagai makanan pengganti beras pada masa setelah perang.

8. Jali
TamanPendidikan.com

Jali, Foto dari Liputan 6

Jali merupakan sejenis serealia tropika dari suku padi-padian atau poaceae. Asalnya adalah Asia Timur dan Malaya namun sekarang telah tersebar ke berbagai penjuru dunia. Beberapa varietas memiliki biji yang dapat di makan dan di jadikan sumber karbohidrat dan juga obat.

Kegunaan tanaman ini sebagai pembuatan bir, tanaman hias, obat cacing dan daunnya dapat digunakan untuk atap rumah. Namun sekarang jali nyaris tidak di konsumsi lagi.

Di perdagangan internasional ia dikenal sebagai chinesek pearl wheat (gandum mutiara cina), walaupun ia lebih dekat kekerabatan dengan jagung dari pada gandum.

9. Biji SobaTamanPendidikan.com

Biji Soba, Pixabay.com

Buckwheat Soba (Fagopyrum esculentum) ditemukan di daerah dataran tinggi, tananam ini di manfaatkan untuk menjadi tepung sebagai bahan pembuatan kue dan mie.

Karbohidrat yang tergantung pada biji soba cukup tinggi sekitar 64,4%. Dimakan di eropa dan asia. Kegunaan utamanya, sebagai bahan bermacam-macam kue dadar dan groats(gandum yang digiling kasar).

10. Millet
TamanPendidikan.com

Millet, Pixabay.com

Millet (Seteria Italic L.) merupakan sekelompok serealia yang memiliki bulir berukuran kecil. Penyebutan millet adalah semata untuk mengelompokkan berbagai serealia minor (bukan utama). Sorgum dan jail kadang-kadang dianggap millet.

Millet pernah menjadi makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika. Di Indonesia tanaman ini disebut Jewawut yang dikenal umumnya sebagai makanan burung. Tetapi di Amerika millet justru diolah menjadi makanan berenergi.

Kandungan Utama Serealia

Kandungan utama serealia adalah karbohidrat dan vitamin. Kandungan zat gizi serealia sangat bervariasi, hal itu tergantung dari contoh jenis serealia. Secara umum, serealia mengandung:

• Protein
• Serat
• Karbohidrat
• Vitamin B kompleks
• Vitamin E
• Folat
• Mineral besi
• Niasin
• Seng
• Antioksidan
• Magnesium
• Tiamin
• Rendah lemak

Meskipun setiap spesies atau jenis serealia memiliki kandungan keistimewaan, pembudidayaan semua serealia sama. Maksudnya, serealia adalah tanaman semusim.

Tanaman serealia satu kali tanam dan satu kali panen. Serealia akan tumbuh baik di daerah yang beriklim sedang.

Fungsi Serealia

Serealia memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, sehingga banyak dijadikan sebagai kebutuhan makanan pokok. Sepertiga umat manusia yaitu sekitar 1,4 miliar menggunakan beras sebagai bahan makanan pokok.

Di Indonesia sekitar 95% menggantungkan diri pada beras. Jadi dapat disimpulkan bahwa serealia marupakan bahan pokok sehari-hari.

Syarat Serealia yang Bermutu

Syarat mutu bahan makanan di tetapkan untuk menjaga kualitas dari bahan makanan tersebut. Begitu pula halnya serealia, berikut adalah syarat mutu serealia :

1. Dilihat dari keadaan : mulus, tidak pecah atau terpotong.
2. Dilihat dari bentuk : lonjong seperti bentuk umumnya.
3. Dilihat dari ukuran : berisi, tidak kosong pada bagian dalam.
4. Dilihat dari bau serealia : tidak tengik
5. Penampakan serealia : utuh
6. Hasil gilingan : bersih tidak tertinggal kulitnya.

Hasil Olahan Serealia

Produk olahan pangan semi tradisional ditandai dari modifikasi produk olahan tradisional sepert dodol/puding, barongko, marning, dan emping jagung. 

Produk olahan pangan modern berbasis jagung telah mendapat sentuhan teknologi seperti susu jagung, es krim, bassirng instan, dan beras lagung instan. 

Selain itu tepung jagung juga digunakan sebagai substitusi terigu pada berbagai produk olahan seperti mie, cookies, cake, dan roti-rotian. karbohidrat.

Gandum biasanya digunakan untuk memproduksi tepung terigu,pakan ternak, ataupun difermentasi untuk menghasilkan alcohol.




Scroll to Top