Merasa curiga karena tak biasanya ada tamu yang berkunjung tengah malam, sang bapak pun membawa sebatang kayu besar untuk senjata menggebuk orang yang mengetuk pintunya tersebut.
Merasa curiga karena tak biasanya ada tamu yang berkunjung tengah malam, sang bapak pun membawa sebatang kayu besar untuk senjata menggebuk orang yang mengetuk pintunya tersebut.
Kejadian tersebut membuat satu rumah menangis haru menyaksikan pertemuan anak dan ibu. Sang anak yang berpangkat tamtama tersebut dengan segera sungkem dengan berlutut di kaki ibu sambil menangis haru.