Edukasi

Jelaskan Pengertian Pergaulan Bebas, Berikut Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Menghindarinya

Jelaskan Pengertian Pergaulan Bebas, Berikut Ciri-Ciri, Penyebab, dan Cara Menghindarinya

Untuk Anak Muda, Jaga Pergaulan Anda yaa. Bergaulah dengan cara yang sehat.

TamanPendidikan.com - Pergaulan bebas merupakan suatu interaksi individu atau kelompok masyarakat yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat sehingga dengan itu dapat merusak citra pribadi ataupun lingkungan dimana peristiwa tersebut terjadi.

Munculnya istilah pergaulan bebas seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan tekhnologi dalam peradaban umat manusia. Tapi perlu diketahui bahwa tidak selamanya perkembangan membawa kepada kemajuan.

Namun ada dampak negative yang lahir akibat perkembangan itu, salah satunya adalah budaya pergaulan bebas.

Istilah pergaulan bebas bukan hal yang tabu lagi dalam kehidupan masyarakat, tanpa melihat jenjang usia kata pergaulan bebas sudah sangat popular.

Artinya bahwa ketika masyarakat mendengar kata pergaulan bebas maka arah pemikirannya adalah tindakan yang terjadi diluar koridor hukum yang bertentangan, terutama bagi aturan Agama.

Dari segi bahasa pergaulan artinya proses bergaul, sedangkan bebas yaitu lepas sama sekali( tidak terhalang, terganggu, dan sebagainya sehingga boleh bergerak, berbicara, berbuat, dsb, Dengan leluasa), tidak terikat atau terbatas oleh aturan-aturan.

Merujuk dari pengertian diatas maka dapat diuraikan bahwa pergaulan bebas adalah tindakan atau sikap yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan tidak terkontrol dan tidak dibatasi oleh aturan-aturan hukum yang berlaku dalam masyarakat.

Bentuk-Bentuk Pergaulan Bebas Remaja

Kemerosotan taraf berpikir umat dan keberpalingan mereka dari pemahaman yang benar, sesungguhnya akibat dari dahsyatnya serangan kebudayaan dari barat kepada kebanyakan orang termaksud remaja.

Orang- orang barat telah menguasai cara berpikir dan selera mereka. Berikut beberapa bentuk atau ciri-ciri pergaluan bebas:

1. Penggunaan Obat-Obat Terlarang

Narkoba ( Singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan bahan adkitif lainnya) adalah bahan/dzat yang jika dimasukkan dalam tubuh manusia, baik dengan diminum, dihirup, atau disuntikkan, dapat mengubah pikiran, suasana hati, atau perasaan, dan perilaku seseorang.

Narkoba dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologis. Narkoba hukumnya haram dalam ajaran islam.

Narkoba sangat membahayakan hidup manusia karena akan berpengaruh pada kondisi fisik dan emosional penderita. Efek penggunaan narkoba sangat mengerikan sekaligus mengkhawatirkan anak bangsa.

2. Seks Bebas

Seks bebas adalah perbuatan keji yang dilarang agama Islam. Perbuatan seks bebas akan menjauhkan pelakunya dari jalan yang benar karena perbuatan ini berakibat merendahkan martabat pelaku dihadapan manusia dan dihadapan Allah.

Allah melarang umat Islam mendekati perbuatan zina, mengingat perbuatan ini akan dapat menimbulkan mudharat yang besar dalam kehidupan pribadi maupun social. Seks bebas hukumnya haram dan merupakan salah satu bentuk dosa besar.

3. Minuman Beral-kohol

Pada kehidupan modern, ada kecenderungan sebagian orang mencari kesenangan melalui beraneka ragam cara, diantaranya mabuk-mabukkan. Orang yang suka mabuk tidak tahu urusan hukum ataupun akibat yang ditimbulkan dari perbuatannya.

Mabuk-mabukkan merupakan kebiasaan buruk yang dapat merusak masa depan umat manusia dan menjadi pintu gerbang munculnya berbagai perilaku keji dan mungkar yang dilakukan manusia.

Akhir-akhir ini memang banyak yang mengkonsumsi minuman beral- kohol. Sayangnya yang mengkonsumsi minuman ini tidak hanya orang dewasa saja, tapi remaja dan anak-anak juga ikut mengkonsumsi.

Tidak banyak tapi jika hal ini diteruskan akan membuat ketergantungan dan menjadi suatu kebiasaan. Minuman beral-kohol bagi wanita hamil akan merusak bayi yang dikandungnya.

Penelitian yang dilakukan oleh Julie Croxfor dari Wayne State University School of Medicine di Detroit(AS). Bahwa mengkonsumsi itu akan berdampak pada kemampuan kognitif anak kemudian hari.

4. Perkelahian

Kekerasan sudah dianggap sebagai pemecah masalah yang sangat efektif yang dilakukan oleh para remaja. Hal ini seolah menjadi bukti nyata bahwa seorang yang terpelajar pun leluasa melakukan hal-hal yang bersifat anarkis, premanis, dan rimbanis.

Tentu saja perilaku buruk ini tidak hanya merugikan orang yang terlibat dalam perkelahian atau tawuran itu sendiri tetapi juga merugikan orang lain yang tidak terlibat secara langsung.

Secara psikologis, perkelahian yang melibatkan pelajar usia remaja digolongkan sebagai salah satu bentuk kenakalan remaja (juvenile deliquency).

5. Pencurian
 
Mencuri sebagai kemungkaran yang sangat merugikan orang lain, baik dalam hal materi ataupun imateril, berupa kekecewaan ataupun kesedihan.

Perbuatan mencuri dapat merugikan perseorangan, kelompok sampai merugikan Negara. Syariat Islam sangat melindungi hak milik perorang, kelompok ataupun Negara.

6. Perjudian

Perjudian sebagai perilaku setan yang telah mewabah dalam kehidupan masyarakat modern. Berbagai jenis perjudian telah menjamur di masyarakat. Kehadirannya telah menjadi alternative sebagai golongan karena keterhimpitan dan kerakusan terhadap dunia.

Sebagian orang mengira perjudian menjadi jalan yang mengutungkan dan membahagiakan. Padahal sebenarnya perjudian sebagai tipu daya setan yang menyesatkan bagi setiap orang yang melaluinya.

Permainan judi memiliki banyak ragam dan jenisnya. Dalam kehidupan modern ini manusia memiliki kreativitas yang tinggi, terutama untuk mendapatkan kesenangan yang berlimpah dalam urusan dunia.

Berikut ini adalah model-model perjudian yang berkembang sampai saat ini:

a. Dadu
b. Kartu Remi
c. Lotre
d. Menjual benda yang belum jelas
e. Menyabung binatang

Faktor Penyebab Pergaulan Bebas

Pergaulan bebas tidak terjadi dengan sendirinya atau terjadi hanya dengan satu sebab melainkan banyak sebab. beberapa hal yang mempengaruhi timbulnya pergaulan bebas antara lain:

1. Lemahnya Iman

Iman merupakan fondasi bagi kehidupan seseorang. Agama apapun mengajarkan kebaikan kepada penganutnya. Tidak ada agama yang menginginkan penganutnya terlibat kedunia pergaulan bebas.

Lemahnya iman seseorang menyebabkan ia dengan sangat mudah terpengaruh oleh sesuatu yang bersifat negative.

Misalnya terbujuk mengonsumsi narkoba, melakukan kekerasan, mabuk-mabukan dan lain-lain. Jika seseorang senantiasa meningkatkan imannya maka ia tidak akan mudah terjerumus ke hal-hal yang negative.

2. Faktor Keluarga

Keluarga sangat berperan besar dalam kehidupan anaknya, terutama orang tua, apabila orang tua mendidik anaknya dengan benar maka anaknya akan tumbuh sesuai dengan didikan orang tuanya.

Begitu pula jika anaknya terjerumus ke dunia pergaulan bebas maka ada yang perlu diperbaiki dalam pendidikan yang diterapkan orang tua terhadap anaknya.

Ada beberapa factor yang berpengaruh dalam pergaulan bebas anak. Pertama, kurang pedulinya orang tua terhadap anak. Orang tua membiarkan anaknya tanpa pernah mengawasi atau memperhatikan sama sekali pergaulan anaknya.

Hal ini akan membuat anak berpikir bahwa mereka bebas melakukan apapun. Kedua, terjadi kesenjanagan antara orang tua dan anak. Kesenjangan tersebut adalah ketidak mengertian orang tua terhadap perkembangan social yang terjadi terhadap pergaulan anaknya.

3. Perkembangan Teknologi

Perkembangan teknologi merupakan penyebab pergaulan bebas yang memiliki pengaruh yang sangat besar. Semakin berkembangnya zaman teknologipun semakin canggih. Internet dapat diakses dengan mudah, dan alat komunikasi dapat digunakan dalam hal lain misalnya merekam video atau memotret.

Kurangnya control diri yang dimiliki anak muda bahkan remaja membuat mereka memanfaatkan perkembangan teknologi untuk sesuatu yang keliru.

Akses pornografi melalui situs-situs, prostitusi melalui jejarin social, penipuan dan berbagai tindakan criminal lainnya adalah bentuk-bentuk penyalahgunaan perkembangan teknologi yang dilakukan oleh generasi muda saat ini.
 
4. Faktor Lingkungan Masyarakat

Keberadaan masyarakat sangat berpengaruh bagi individu-individu yang hidup didalamnya. Kita tahu bahwa setiap individu tidak mungkin hidup tanpa bergaul masyarakat.

Selain itu, juga banyak hal yang dapat kita peroleh dari kehidupan bermasyarakat. Bersosialisasi adalah inti utama kehidupan masyarakat bagi individu-individu yang ingin berkembang.

Cara Menghindari Pergaulan Bebas

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan baik dimulai dari dalam diri atau dengan bantuan lingkungan sekitar seperti keluarga dan teman-teman yang baik. Berikut adalah cara menghindari pergaulan bebas.

1. Menegakkan Aturan Hukum

Aturan hukum yang ditegakkan dengan tegas mampu memberikan efek jera kepada pelaku pergaulan bebas sehingga berfungsi sebagai benteng untuk menyelamatkan generasi muda yang lainnya.

2. Sosialisasi

Sosialisasi akan bahaya pergaulan bebas membuat masyarakat terutama remaja semakin mengetahui bahaya yang ditimbulkan dari pergaulan bebas, batas-batas normal yang berlaku, latar belakang norma-norma, agama dan pandangan masyarakat.

Sebagai langkah pencegahan, sosialisasi ini bisa dimulai dari lingkungan sekolah kemudian lingkungan RT atau RW atau bisa dilakukan dalam keluarga secara rutin seperti orangtua yang memberikan nasihat-nasihat.

3. Memperbaiki Cara pandang

Dengan mengubah cara pandang kita, sebisa mungkin kita berpikir untuk optimis dalam menghadapi apa yang terjadi dalam hidup ini.

Apabila terjadi kekecewaan dan kegagalan dalam diri sendiri atau dalam hal yang diinginkan, coba untuk mencari semangat dari orang lain dan menanggapi nya sebagai pembelajaran baru. Jangan mencari pelampiasan seperti alkohol.

4. Menjaga Keseimbangan Pola Hidup

Dengan memiliki pola hidup yang baik dan tertata kamu bisa terhindar dari pergaulan bebas karena kamu sibuk untuk melakukan manajemen waktu, mengisi kegiatan dengan hal-hal yang positif dan belajar hal-hal baru.

5. Banyak Membaca Buku

Dengan membaca buku dapat memberikan wawasan luas, baik wawasan dalam pelajaran disekolah atau wawasan akan kehidupan yang baik. Membaca buku juga dapat membantu kamu mengisi waktu luang sehingga tidak terpikirkan untuk melakukan hal-hal yang menyimpang.

6. Memiliki Pemikiran untuk Masa Depan

Dengan kamu memikirkan masa depan kamu, kamu bisa memiliki cita-cita dan harapan. Hal ini lah yang akan menjadi acuan untuk kamu selalu bertindak dengan benar dan tidak menyimpang.

7. Tidak Menjadikan Gaya Hidup Sebagai Pegangan Hidup

Ketika kamu tidak bisa memiliki sesuatu yang menjadi tren nya, maka jangan jadikan itu hal yang memalukan dan kamu harus memiliki itu. Kamu harus masih bisa bersyukur dengan apa yang kamu miliki dan tidak memaksakan jika tidak bisa kamu miliki. Maka kamu akan hidup lebih tenang.




Scroll to Top