Jelaskan Pengertian Kurban Secara Bahasa dan Istilah, Ketahui Syarat dan Keutamaannya

"Perhatikan ulasannya di bawah ini!"

Edukasi | 20 January 2023, 10:00
Jelaskan Pengertian Kurban Secara Bahasa dan Istilah, Ketahui Syarat dan Keutamaannya

TamanPendidikan.com - Kurban adalah ibadah menyembelih hewan ternak yang merupakan salah satu bagian dari syiar Islam yang disyariatkan dalam Al-Quran.

Kurban berasal dari bahasa Arab, "Kurban" yang berarti dekat. Sementara itu, secara istilah kata kurban berarti mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebagian ulama berpendapat kurban itu wajib dan sebagian lain berpendapat kurban itu sunnah muakkad. Alasan yang berpendapat wajib adalah sesuai dengan firman Allah SWT QS. Al-Kautsar 1-2.

"Sesungguhnya Kami telah memberi engkau (ya Muhammad) akan kebajikan yang banyak. Sebab itu sembahyanglah engkau pada hari raya haji karena Allah dan sembelihlah Kurbanmu."

Kurban dilaksanakan pada hari raya Idul Adha 10 Dzulhijjah dan hari-hari tasyriq sebagai bentuk taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah.

Waktu yang ditetapkan untuk menyembelih kurban yaitu sejak selesai shalat Idul Adha (10 Dzulhijjah) sampai sebelum terbenam matahari tanggal 13 Dzulhijjah.

Rasulullah bersabda "Barang siapa menyembelih (hewan Kurban) sebelum kita mengerjakan shalat, maka hendaklah ia menyembelih yang lain sebagai gantinya."

Hadidts Tentang Kurban

TamanPendidikan.com

Pixabay.com

Hadits Riwayat Tirmidzi

Artinya:

"Tidak ada amalan yang diperbuat manusia pada Hari Raya Kurban yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan. Sesungguhnya hewan kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulu, dan kuku-kukunya. Sesungguhnya sebelum darah Kurban itu mengalir ke tanah, pahalanya telah diterima di sisi Allah. Maka tenangkan lah jiwa dengan berKurban."

Hadits Riwayat Muslim, Abu Daud, dan Tirmidzi

Artinya:

"Kami menyembelih kurban bersama Nabi saw di Hudaibiyyah seekor unta untuk tujuh orang, begitu juga sapi (kerbau)."

Hadidts Riwayat Ahmad dan Tirmidzi

Artinya:

"Binatang kurban yang paling bagus adalah kambing yang jadza’ (powel/berumur satu tahun)."

Sejarah Kurban

TamanPendidikan.com

Pixabay.com

Di dalam al-Qur'an telah terdokumentasikan secara nyata ketika Nabi Ibrahim a.s. bermimpi menyembelih putranya yang bernama Ismail As. sebagai persembahan kepada Allah Swt.

Mimpi itu kemudian diceritakan kepada Ismail a.s. dan setelah mendengar cerita itu ia langsung meminta agar sang ayah melaksanakan sesuai mimpi itu karena diyakini benar-benar datang dari Allah Swt.

Peristiwa tersebut tercermin dalam Q.S. Ash-Shafaat ayat 102, "Ibrahim berkata: Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu? Dia menjawab: Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar."

Setelah peristiwa mimpi tersebut, Ismail a.s. dengan segala keikhlasan hati menyerahkan diri untuk disembelih oleh ayahandanya sebagai persembahan kepada Allah Swt.

Sebagai tanda bukti ketaatan Nabi Ibrahim A.s. kepada Allah Swt, mimpi itu dilaksanakan. Acara penyembelihan segera dilaksanakan ketika tanpa disadari yang di tangannya ada seekor domba.

Sebuah firman Allah Swt. dalam Q.S. As-Ṣaffāt 37:107 yang mengatakan "Sesungguhnya ini benar-benar ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan sembelihan yang besar..."

Syarat Hewan Kurban

TamanPendidikan.com

Pixabay.com

Ada beberapa syarat mengenai hewan yang akan dikurbankan. Nah, berikut ini adalah beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi hewan yang akan kita Kurbankan, antara lain adalah:

1. Bebas dari cacat.
2. Usia hewan Kurban telah cukup.
3. Jenis hewan yang dikurbankan adalah unta, sapi dan kambing.
4. Untuk binatang Kurban sapi adalah yang telah sempurna berusia 2 tahun.
5. Untuk binatang Kurban unta adalah yang telah sempurna berusia 5-6 tahun.
6. Untuk binatang Kurban kambing adalah yang telah sempurna berusia 1-2 tahun.

Keutamaan Ibadah Kurban

TamanPendidikan.com

Pixabay.com

Keutamaan ibadah Kurban adalah sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwyat Tirmidzi, dalam hadits tersebut berbunyi sebagai berikut.

Dari Aisyah ra, Nabi saw bersabda: "Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya Kurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan Kurban. Sesungguhnya hewan Kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah Kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Kurban itu."


Story

Artikel Pilihan

Artikel Terpopuler


Daun Media Network